BUNDA DAN KAMBOJA PUTIH

Masih nyaring di telingaku
Dendang lagu nina bobomu
Kala jemarimu menimangku
Lembut belaian kasihmu
Menyentuh seluruh jiwaku
Tanpa lelah dan ragu
Tetesan air susumu
Mengalir dalam darahku
Berirama sayang nan syahdu
Kau lemparkan lelahmu
Ke dasar sanubari
Demi menjaga malamku
Bundaku
Kini berteman sepi
Tak kenal sore dan pagi
Tanpa sinar mentari
Kamboja putih berguguran
Jatuh di atas tanah merah
Tanda duka akan pergimu
Kan kurangkai wewangi doa
Dalam untaian tak bertepi
Sebagai balasku atas kasihmu

By Umi Ha Es Posted in PUISI